PEKAN KESEHATAN GIGI ANAK
"Anak Sehat Senyum Ceria"

Pendahuluan

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan lebih unggul guna menghadapi tantangan Indonesia di era globalisasi saat ini dan di masa depan. Dalam menyiapkan anak menjadi generasi unggul diperlukan lingkungan yang mendukung sehingga dapat tercapai pertumbuhkembangan anak yang optimal. Orangtua memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan tersebut dengan menerima anak apa adanya dan secara penuh kasih sayang merawat anak, menyiapkan dan mencukupi gizi serta nutrisi anak bahkan sejak sebelum dalam kandungan, menghargai potensi bakat yang dimiliki anak serta memberi stimulasi dalam mendidik anak pada segala aspek perkembangan anak yaitu kognitif, afektif dan fungsi motorik yang kesemuanya tersebut tak lain adalah hak dari tiap anak.

Memiliki gigi yang sehat pun merupakan hak setiap anak. Namun demikian pada kenyataannya masih belum semua anak memiliki gigi yang sehat. Anak yang memiliki gigi rusak kemungkinan akan mengalami rasa nyeri yang dapat menggangu kegiatan kesehariannya, atau mungkin juga mengalami gangguan psikologis, atau memberikan dampak patologis di masa yang akan datang, seperti kelainan rahang. Gigi yang tidak sehat menyebabkan anak-anak tidak dapat memiliki kualitas hidup yang baik. Dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung bagi pertumbuhkembangan anak, orangtua tidak bisa hanya sendiri dan memerlukan dukungan dari pihak pemerintah maupun swasta dan organisasi profesi kesehatan. Berpijak dari pemikiran tersebut, kami dari profesi dokter gigi spesialis gigi anak berusaha membantu mewujudkan terpenuhinya hak setiap anak Indonesia untuk bisa bertumbuhkembang secara optimal dan menjadi anak yang sehat, jujur,

Cerdas dan berprestasi serta berahlak mulia. Dalam rangka Hari Anak Nasional 2015, kami berniat menggencarkan gerakan yang membangun kesadaran akan pentingnya memiliki gigi yang sehat. Melalui kegiatan yang kami usung yaitu Pekan Kesehatan Gigi Anak 2015, mari kita bersama menggaungkan pentingnya memiliki gigi yang sehat pada generasi penerus bangsa kita ini, sehingga suatu saat nanti semua anak Indonesia dapat berkata “Akupun memiliki senyum yang sehat”